Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Pages

Rabu, 16 Oktober 2013

Pengaruh Warna terhadap psikologi manusia

Pengaruh Warna terhadap psikologi manusia


Mari perhatikan keadaan di sekeliling kita. Terdapat berbagai objek dengan warna yang bervariasi. Apakah anda tahu bahwa warna-warna tersebut memiliki efek terhadap psikologi manusia?
Sebelum kita mencari tahu apa saja pengaruh psikologi dari warna, mari kita ketahui dahulu apa definisi dan jenis pengelompokan warna.
Menurut Ensiklopedi Indonesia, warna adalah gejala yang timbul karena suatu benda memantulkan cahaya yang mengenainya. Warna memiliki nilai yang ditentukan oleh tingkat kecerahan atau kesuraman yang dipengaruhi oleh penambahan warna putih atau hitam. Ada kurang lebih 7 juta variasi warna yang berbeda, dan mata manusia yang normal, dapat menangkap perbedaan warna-warna tersebut.
Secara umum warna dikelompokan menjadi empat kelompok, yaitu sebagai berikut:
Warna Netral

Warna netral yaitu warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan percampuran ketiga komponen warna tersebut  dalam komposisi yang berbeda. Contoh warna netral adalah percampuran dari yellow green, orange red, dan blue purple.
Warna Kontras

Warna kontras yaitu warna yang terkesan berlawanan dengan yang lainnya. warna kontras bisa diperoleh dari warna yang beseberangan (memotong titik tengah segitiga) terdiri dari warna primer dan sekunder. namun tidak menutup kemungkinan untuk membentuk kontras warna dengan mengolah nilai kemurnian warna  ataupun memutar wheel color.
Contoh warna kontras diantaranya kuning dengan ungu, biru dengan jingga dan merah dengan hijau.
Warna Dingin
Warna dingin yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu.

Warna Panas
Dan yang terakhir warna panas, yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning.
Dari setiap pengelompokan warna diatas.  Menurut Kaina dalam buku “Colour Therapy”, warna juga memiliki pengaruh terhadap psikologi, emosi serta cara bertindak manusia. Antara lain sebagai berikut:
  •  Warna menciptakan daya tarik manusia sehingga semakin bergairah terhadap suatu hal.
  • Permainan warna dapat mempengaruhi emosi seseorang.
  • Penggunaan warna yang tepat dapat memberikan ketenangan, konsentrasi, kesan gembira, serta membangkitkan energi yang membuat seorang menjadi aktif dalam melakukan kegiatannya.
  • Sebagai salah satu alat bantu komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan dan mudah diserap makna nya.
Berikut adalah pengaruh tiap-tiap warna terhadap psikologi manusia:
Merah
Merah merupakan warna yang memberikan inspirasi power, energy, kehangatan, cinta, nafsu, dan agresi. Warna merah biasanya dapat memicu tingkat emosional seseorang sekaligus warna yang paling sering menarik perhatian.
Kuning
Kuning merupakan warna cerah yang dapat memberikan efek positif, menciptakan rasa optimis, meningkatkan rasa percaya diri, dan menggambarkan harapan. Warna cerah ini juga merangsang otak serta membuat manusia lebih waspada dan tegas. Warna kuning dapat menarik perhatian dikarenakan jumlah cahaya yang terpantul darinya lebih banyak dibandingkan warna-warna lain.
Orange
Orange merupakan warna yang membawa sifat kecerian, ambisi, serta energik. Biasanya warna orange berkaitan dengan  keamanan sensualitas, sikap yang menyenangkan, dan pemicu selera makan seseorang. Warna orange juga menggambarkan keakraban, keramahan dan pemberi efek rasa nyaman.
Hijau
Hijau merupakan warna yang berkaitan dengan alam. Hal ini dikarenakan warna pepohonan yang hijau. Hijau dianggap sebagai warna yang memberikan efek ketenangan, rileksasi, kemudahan, dan sarana penyeimbang emosi seseorang.
Biru
Biru merupakan warna yang  menjadi symbol dari kepercayaan, konsistensi, dan pemacu konsentrasi. Namun dominasi warna biru akan menimbulkan kesan kaku, tidak akrab, dan tidak punya ambisi, serta pemicu timbulnya keraguan.
Coklat
Warna coklat identik dengan sesuatu yang bersifat natural. Mencerminkan keseriusan, kehangatan, dan sifat yang dapat dipercaya. warna coklat hampir disamakan dengan warna hitam namun coklat lebih menunjukan kelembutan.
Hitam
Warna hitam dapat menunjukkan kesan elit, keanggunan, mempesona, serta keteguhan. Namun warna hitam juga memberikan kesan negatif seperti kehampaan, ketakutan, kesedihan, putus asa, dosa, dan identik dengan warna kematian.
Putih
Putih melambangkan kesucian/kemurnian, lemah lembut, ketepatan, dan kebersihan. Penggunaan warna putih yang cerah dapat memberikan kesan luas, bersih, dan eksotik pada sebuah ruangan. Warna putih banyak di gunakan di rumah sakit untuk menciptakan kesan bersih dan steril.

sumber: http://chooseandbuild.wordpress.com/2012/09/25/pengaruh-warna-terhadap-psikologi/

Jumat, 04 Oktober 2013

Tip dan Trik belajar fisika




Tip dan Trik Belajar Fisika

 

 

Belajar Fisika itu, sama saja dengan belajar yang lainnya. Yang membedakan hanyalah bidang yang dipelajarinya. Fisika kan memang lebih banyak berurusan dengan ilmu fisik. Belajar fisika bisa dibuat mudah, atau minimal dibuat menyenangkan. Bagaimana caranya?


Berikut tips dan trik dari gw untuk belajar fisika. Mudah2an bisa ngebantu ya:


1. Mulai belajar fisika kalau badan kamu sudah merasa rileks.
Kalau badan dalam keadaan rileks, kita merasa lebih tenang dan nyaman untuk melakukan aktifitas, terutama belajar. Banyak hal bisa dilakukan untuk membangkitkan suasana rileks. Kalau dari gw pribadi, gw biasanya menyalakan kipas angin, trus menyalakan radio, dipanteng ke stasiun radio kesayangan.


2. Baca dulu ceritanya, jangan langsung pergi ke rumus. Jangan salah. Fisika pun ada ceritanya. Dalam hal ini, cerita yang gw maksud adalah latar belakang rumus2 tersebut, asumsi2 yang dipakai. Biasanya (terutama dalam pelajaran SMA), rumus2 fisika di buku yang kelihatannya sangat rumit sebenarnya berasal dari konsep yang sederhana. Misalnya konsep tentang gaya, atau tentang energi, yang diturunkan menjadi rumus akhir yang dibutuhkan. BACALAH konsep2 tersebut dahulu, sebelum pergi ke rumus akhir.


3. Dimengertilah dahulu alur rumus dari konsep awal sampai menjadi rumus akhir.
Tujuannya adalah supaya kamu mengerti darimana rumus2 itu berasal, semenjak konsep yang mendasarinya sampai menjadi rumus akhir. Setelah kamu mengerti rumus tersebut, adalah hal yang sangat mudah untuk menghapal rumus tersebut. *Bahkan, based on my experience, kamu bahkan nantinya ngg perlu menghapal rumus tersebut lagi


4. Latihan soal-soal.
Udah mengerti konsepnya, sekarang saatnya maju ke ‘medan perang’. Ada soal latihan di setiap akhir bab, bantai aja itu soal2. Jangan biarkan ada musuh tersisa. Musuh menyerah kalah dan kamulah pemenangnya :D


Buku-buku fisika yang kamu punya sedikit banyak juga berpengaruh terhadap seberapa banyak kamu mengerti. Masalahnya, beberapa buku fisika yang beredar hanya menyatakan rumus2 saja, tanpa menjelaskan konsep di belakang rumus2 tersebut. Hal ini gw rasa hanya akan membingungkan untuk dipelajari, karena kita hanya akan memaksakan otak kita untuk menghapal daripada mengerti. Tanpa pengertian, kamu hanya akan melupakan rumus2 tersebut dalam 2-3 hari. Here are recommended book for you to learn: Marthen Kanginan, M. Ali Yaz


Seperti kata pepatah, “Tell them, they will forget. Show them, they will know. Involve them, they will understand”. Semakin banyak kamu terlibat (i.e. tau), semakin banyak kamu mengerti.


Begitulah, belajar fisika itu menyenangkan. Kalau sudah tau selahnya, mudah untuk mengimplementasikannya.


Selamat belajar fisika!


Sumber: http://sidikpurnomo.net/tip-dan-trik-belajar-fisika.html